Home Teknologi Bupati Tolitoli PONDOK PESANTREN MEMILIKI POTENSI DALAM MENGEMBANGKAN EKONOMI DI SEKTOR UMKM

Bupati Tolitoli PONDOK PESANTREN MEMILIKI POTENSI DALAM MENGEMBANGKAN EKONOMI DI SEKTOR UMKM

11
0
SHARE
Bupati Tolitoli  PONDOK PESANTREN MEMILIKI POTENSI DALAM MENGEMBANGKAN EKONOMI DI SEKTOR UMKM

Keterangan Gambar : Ir. Hardyian, M.Si Asisten Sekretaris Daerah Bidang Administrasi Umum Membacakan Sambutan Bupati Tolitoli

Lembaga Santripreneur Indonesia bekerja sama dengan Pondok Pesantren Al-Ittihad Darud Da'wah wal-Irsyad (DDI) Soni Kecamatan Dampal Selatan melaksanakan kegiatan Bakti Kominfo Untuk Negeri dengan tema Pemberdayaan Ekonomi Berbasis Digital di Lingkungan Pondok Pesantren pada Sabtu pagi (7/9) di Lapangan Pondok Pesantren Al-Ittihad DDI Soni. Bakti Kominfo untuk Negeri itu, dibuka oleh Bupati Tolitoli diwakili oleh Asisten Sekretaris Daerah bidang Administrasi Umum Ir. Hardyian, M.Si, Tim dari Santipreuneur Indonesia masing-masing Dr. Ir. Sudjatmogo, M.Sc, Miftahul Anam, S.Pd dan Slamet Winardi, Pejabat Kecamatan Dampal Selatan, Unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan dan seluruh Santri.

Kegiatan Bakti Kominfo Untuk Negeri ini memberikan edukasi kepada para santri untuk memanfaatkan teknologi informasi dalam upaya peningkatan perekonomian di lingkungan Pondok Pesantren.

Bupati Tolitoli dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan oleh Asisten Sekda bidang Administrasi Umum Ir. Hardyian, M.Si mengatakan pesantren memiliki potensi besar dalam mengembangkan ekonomi di sektor usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM). Sifat kemandirian yang menjadi dasar bagi pondok pesantren, merupakan modal dasar untuk berkembang menjadi tidak hanya sekedar lembaga pendidikan, namun juga menjadi lembaga ekonomi. Olehnya itu, pemerintah daerah merasa perlu mendorong pengembangan ekonomi digital melalui basis industri dan perdagangan elektronik di lingkungan pondok pesantren.

Hal itu sejalan dengan program pemerintah yang terus meningkatkan penyebaran teknologi informasi dan komunikasi untuk memperkecil kesenjangan digitalnya dengan daerah lain dan meningkatkan kemandirian masyarakat.

Bupati mengatakan, pondok pesantren sebagai lembaga pendidikan Islam dan penjaga moral masyarakat, bisa menjadi pusat pemberdayaan masyarakat. kita harus siap menghadapi dinamika zaman, termasuk di era digital ini. Pesantren selain pusat pendidikan juga bisa menjadi pusat pemberdayaan masyarakat di bidang kesehatan, di bidang ekonomi, dan penggerak pembangunan umat. melalui pemanfaatan media digital,

Bupati menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan Bakti Kominfo Untuk Negeri ini karena hal ini cukup baik sebagai salah satu upaya untuk memberikan dampak signifikan terhadap pengetahuan dan kemampuan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi dan sekaligus memanfaatkannya sebagai akses bagi pengembangan ekonomi para santri.(*Aml)

(Tim Liputan Bagian Humas dan Protokol Setdakab Tolitoli)