Home Kabupaten Tolitoli KEMAMPUAN DAN PENGETAHUAN PEMERINTAH DESA DI KABUPATEN TOLITOLI DALAM MENGINTEGRASIKAN PROGRAM PAMSIMAS

KEMAMPUAN DAN PENGETAHUAN PEMERINTAH DESA DI KABUPATEN TOLITOLI DALAM MENGINTEGRASIKAN PROGRAM PAMSIMAS

1
0
SHARE
KEMAMPUAN DAN PENGETAHUAN PEMERINTAH DESA DI KABUPATEN TOLITOLI DALAM MENGINTEGRASIKAN PROGRAM PAMSIMAS

tolitolikab.go.id..Perusahaan Konsultan Regional Ovesight Management Services (ROMS) 16 Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) Sulawesi Tengah, mengadakan kegiatan Pelatihan Penguatan Pemerintah Desa dan Kecamatan dalam rangka Integrasi Perencanaan Jangka Menengah (PJM) Program Air Minum Kesehatan dan Sanitasi (Proaksi) dan Rencana Kerja Masyarakat (RKM) ke dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) Desa dan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Desa di Kabupaten Tolitoli tahun 2019 pada Senin malam (28/10) di Aula Hotel Bumi Harapan Tolitoli. Kegiatan tersebut dihadiri dan dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Tolitoli Hi. Abdul Rahman Hi. Budding, dan turut dihadiri Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Tolitoli Moh. Dzikron Lamaming, SH.,M.Si, District Proyek Manajemen Unit Kabupaten Tolitoli, sejumlah pejabat dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, serta seluruh peserta pelatihan.

Panitia pelaksana Laode Tare, ST melaporkan, secara umum tujuan pelatihan ini adalah meningkatkan pemahaman, pengetahuan dan keterampilan Pemerintah Desa dan Kecamatan dalam mengawal isu-isu pembangunan Air Minum dan Penyehatan Lingkungan atau AMPL di desa serta mengintegrasikan PJM proaksi dan RKM ke dalam dokumen perencanaan dan penganggaran desa. Peserta dalam kegiatan ini kurang lebih berjumlah 60 orang terdiri dari Kepala Desa yang sudah pernah mendapat program Pamsimas tahun 2014-2019 dan aparat Kecamatan dari masing-masing desa tersebut, dengan narasumber Koordinator Pamsimas Kabupaten Tolitoli, terangnya.

Sebelum Wakil Bupati membuka kegiatan tersebut, dalam sambutannya mengatakan, program penyediaan air minum dan sanitasi berbasis masyarakat  merupakan salah satu upaya dalam mendukung pencapaian target 100 persen akses air minum dan 100 persen akses sanitasi yang layak di Wilayah Perdesaan pada akhir tahun 2019. 

Wakil Bupati juga menuturkan, secara nasional capaian akses air minum layak sampai akhir tahun 2017 adalah sebesar 72,04 persen, sedangkan sanitasi sebesar 76 persen. Sementara data capaian di Kabupaten Tolitoli untuk wilayah pedesaan sampai saat ini air minum layak sebesar 89,72 persen, dan sanitasi sebesar 46,93 persen sehingga diperlukan strategi dan kerja bersama yang baik dari berbagai pihak untuk menjawab tantangan agar 100 persen masyarakat di daerah ini mendapatkan akses air minum dan sanitasi.

Sebelum mengakhiri sambutannya, Wakil Bupati berpesan kepada seluruh Kepala Desa yang menjadi peserta agar program Pamsimas dapat menjadi prioritas kegiatan di RPJM Desa serta RKP tahunan desa. Kegiatan pelatihan ini dilaksanakan sampai Tanggal 31 Oktober 2019.(*FDP)