Home Daerah PENGKAJIAN PENGOLAHAN SAMPAH TERPADU DI KABUPATEN TOLITOLI DIBAHAS DALAM FGD

PENGKAJIAN PENGOLAHAN SAMPAH TERPADU DI KABUPATEN TOLITOLI DIBAHAS DALAM FGD

38
0
SHARE
PENGKAJIAN PENGOLAHAN SAMPAH TERPADU DI KABUPATEN TOLITOLI DIBAHAS DALAM FGD

Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kabupaten Tolitoli menggelar Focus Group Discussion (FGD) yang merupakan tahapan awal dari kegiatan Penelitian/Pengkajian Pengolahan Sampah Terpadu dan Tempat Sampah Akhir di Kabupaten Tolitoli Tahun 2019 di Suwot Pollimpungan Kantor Bupati, Rabu pagi (13/11). Kegiatan tersebut di buka oleh Bupati Tolitoli diwakili Asisten Sekretaris Daerah Bidang Pemerintahan Anhar Dg. Mallawa, SE, di dampingi Kepala Balitbang Kabupaten Tolitoli dr. I Gusti Lanang N. Arimbawa, MM, dengan menghadirkan Tiga orang tim ahli dari Lembaga Penelitian dan Pengembangan Manusia (LPPM) Universitas Tadulako Palu sebagai narasumber yaitu pakar di bidang persampahan James Josep Walalangi, S.Kel.,M.Si, DR. Yulianti Kalaba, SP.,MP dan DR. Wildani Pingkan S. Hamzen, ST.,MT.

Kepala Balitbang Kabupaten Tolitoli dr. I Gusti Lanang N. Arimbawa, MM mengungkapkan, masalah sampah merupakan permasalahan yang sangat strategis untuk dibahas karena tidak hanya menjadi masalah Indonesia tetapi juga merupakan permasalahan dunia. Berbagai teknologi telah dikembangkan guna mengatasi permasalahan persampahan, tetapi hasilnya belum optimal. Karena perilaku masyarakat penghasil sampah dan juga keterlibatan seluruh komponen bangsa didalam pengelolaan sampah sangatlah menentukan. 

Selanjutnya Kepala Balitbang Kabupaten Tolitoli juga mengatakan, tujuan dari dilaksanakannya kajian ini adalah meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan, sehingga setiap kebijakan yang diterapkan yang terkait dengan persampahan selalu berbasis iptek. Hal ini juga sesuai dengan dukungan Balitbang sebagai unsur penunjang terhadap misi pertama Pemerintah Daerah yaitu menguatkan tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih.

Bupati Tolitoli dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Asisten Sekretaris Daerah Bidang Pemerintahan Anhar Dg. Mallawa, SE mengatakan, pengelolaan sampah memang bukan pekerjaan yang mudah, karena harus melibatkan komponen terutama lembaga atau instansi terkait yang ada di Pemerintah Daerah Kabupaten Tolitoli, seyogyanya bermitra dalam menangani permasalahan sampah yang ada di daerah ini. Berbicara tentang strategi lanjut Bupati, sistem manajemen persampahan yang efektif dan efisien di Kabupaten Tolitoli, berarti kita tidak dapat melepaskan dari pembahasan tentang suatu proses perencanaan, pengorganisasian, penggerakan dan pengawasan. Melalui FGD ini, Bupati mengingatkan kepada semua elemen masyarakat untuk dapat memanfaatkan sampah yang ada di Tempat Pembuangan Akhir atau TPA, hasil pengumpulan data juga dimanfaatkan untuk mengetahui jumlah sampah yang setiap hari di kumpulkan di TPA dan proses pengelolahannya sehingga lahan yang ada dapat dimanfaatkan secara optimal.

Forum Group Discussion ini diikuti sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, Camat Baolan, para Lurah serta pejabat bidang terkait pada Badan Penelitian dan Pengembangan Kabupaten Tolitoli.