Home Daerah RAKOR TPID TOLITOLI MEMBAHAS KELANCARAN DISTRIBUSI SEMBAKO KEPADA MASYARAKAT

RAKOR TPID TOLITOLI MEMBAHAS KELANCARAN DISTRIBUSI SEMBAKO KEPADA MASYARAKAT

27
0
SHARE
RAKOR TPID TOLITOLI MEMBAHAS KELANCARAN DISTRIBUSI SEMBAKO KEPADA MASYARAKAT

Keterangan Gambar : Rapat Koordinasi Tim Pengendali Inflasi Daerah (Foto:Humas)

tolitolikab.go.id Rapat koordinasi (Rakor) Tim Pengendali Inflasi Daerah atau TPID merupakan salah satu agenda Pemerintah dalam rangka mengendalikan kebutuhan pokok masyarakat guna menghindari jangan sampai terjadi inflasi yang tinggi dan bisa menyebabkan terjadi peningkatan kemiskinan karena ketidakberdayaan masyarakat dalam membeli sembilan bahan pokok atau sembako. Olehnya itu, pengendalian inflasi menjadi hal yang wajib bagi Bank Indonesia bersama pemangku kepentingan lainnya mengingat di dalamnya banyak hal yang berhubungan dengan kemasyarakatan khususnya yang berhubungan dengan ekonomi masyarakat. 

Hal itu dikatakan oleh Wakil Bupati Tolitoli saat membacakan sambutan Bupati ketika membuka Rapat Koordinasi Tim Pengendali Inflasi Daerah pada rabu pagi (20/11) di Ball Room Pulau Lingayan Hotel Mitra Utama Tolitoli. Melalui forum rakor TPID, akan bisa dipastikan bagaimana situasi dan kondisi stok produksi, distribusi dan konsumsi serta dari sisi konsumen untuk menjamin dan memastikan bahwa distribusi akan kebutuhan masyarakat berupa sembako tidak terganggu. 

Sebagai nara sumber dalam Rakor TPID ini Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sulawesi Tengah Abdul Majid Ikram dan Kepala Badan Statistik Kabupaten Tolitoli. Dalam Rakor ini, beberapa hal penting yang disikapi bersama, yakni untuk memastikan bahwa produksi yang tersedia di tingkat lapangan apakah itu pertanian, peternakan, perikanan dan sembako lainnya benar-benar tersedia dan bisa terdistribusi dengan normal, mengendalikan pasar jika terjadi fluktuasi harga di luar kewajaran, sehingga harus ada operasi pasar baik itu dilakukan oleh Dinas Perdagangan maupun instansi terkait lainnya, menjaga stabilitas keadaan sembako agar cukup tersedia menghadapi perayaan Natal dan Tahun Baru serta meningkatkan keamanan dan ketertiban masyarakat sehingga tidak mengganggu inflasi di daerah.(Amalia)