Home Kabupaten Tolitoli SAAT DIKUKUHKAN ANGGOTA PASKIBRAKA KABUPATEN TOLITOLI MENGGUNAKAN FACE SHIELD

SAAT DIKUKUHKAN ANGGOTA PASKIBRAKA KABUPATEN TOLITOLI MENGGUNAKAN FACE SHIELD

218
0
SHARE
SAAT DIKUKUHKAN ANGGOTA PASKIBRAKA KABUPATEN TOLITOLI MENGGUNAKAN FACE SHIELD

tolitolikab.go.id. Sekertaris Daerah Kabupaten Tolitoli Drs. Hi. Mukaddis Syamsuddin, M,Si atas nama Bupati Tolitoli mengukuhkan 33 orang Anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Tolitoli yang akan bertugas mengibarkan dan menurunkan bendera pada perayaan Hari Ulang Tahun ke – 75 Kemerdekaan Republik Indonesia Tanggal 17 Agustus 2020 di tingkat Kabupaten Tolitoli. Pengukuhan yang dilaksanakan dalam suatu upacara sederhana namun penuh khidmat itu digelar pada Sabtu sore (15/8) di Aula Lantai II Hotel Mitra Tolitoli.

Dalam upacara pengukuhan iitu, Sekertaris Daerah Drs Hi. Mukaddis Syamsuddin, M.Si bertindak selaku Pembina Upacara sementara Shintia Putri Patricia salah seorang Anggota Paskibraka yang dikukuhkan mewakili rekan-rekannya memegang bendera merah putih saat pengucapan Ikrar Putra-Putri Indonesia yang dipandu oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olah Raga Kabupaten Tolitoli Ir. Mudjidin Bantilan, MM.

Bupati Tolitoli dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan oleh Sekertaris Daerah Drs. Hi. Mukaddis Syamsuddin, M.Si mengatakan, sebelum dikukuhkan menjadi Anggota Paskibraka, semuanya telah menjalani serangkaian pendidikan dan pelatihan yang sangat ketat di tengah cuaca yang berubah-ubah, tujuannya bukan hanya sekedar mengibarkan atau menurunkan bendera kebangsaan pada upacara nanti, tapi yang terpenting adalah meningkatkan jiwa nasionalisme, sebab harus diakui bahwa saat ini rasa nasionalisme di kalangan generasi muda sudah  mengalami  kemunduran.  Generasi  muda  sibuk  dengan  kegiatan−kegiatan yang sangat jauh dari kesan cinta tanah air. Gaya hidup denisme menjangkit hampir seluruh generasi muda, pergaulan yang tidak sehat serta gaya westernisasi atau kebarat-baratan yang kental terlihat dari perilaku sehari−hari. Demikian pula dengan permasalahan karakter bangsa yang semakin lama semakin kabur. Untuk itu, Bupati meminta kepada seluruh Anggota Paskibraka yang sudah dikukuhkan agar pengalaman yang diperoleh selama latihan, dapat dibawa dalam kehidupan nanti di masyarakat. Tidak ada jalan yang mudah untuk mencapai apa yang diinginkan, semuanya harus melalui latihan dan ujian sebagai bekal pengalaman berharga. Bawalah pengalaman menjadi Paskibraka sebagai modal kelak hidup di masyarakat, pinta Bupati.

Selanjutnya Bupati atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Tolitoli, menyampaikan terima kasih dan penghargaannya kepada jajaran Dinas Pemuda dan Olah Raga Kabupaten Tolitoli, seluruh pelatih, pengurus dan koordinator, yang telah melakukan perekrutan yang sangat selektif, kemudian menempa Anggota Paskibraka ini dengan menanamkan kedisiplinan yang sekaligus tentunya dapat membentuk karakter generasi bangsa yang mencintai tanah airnya.

 Bupati mengakui bahwa melaksanakan tugas pengibaran bendera bukanlah pekerjaan mudah, karena ada beban yang tidak ringan. Untuk itu, kunci keberhasilan terhadap suksesnya tugas dan tanggung jawab yang diamanatkan adalah disiplin dan yang tidak kalah pentingnya setiap saat selalu berdoa kepada Allah SWT untuk diberikan kesehatan dan kekuatan lahir dan bathin.

Tidak seperti tahun-tahun sebelumnya, upacara pengukuhan Anggota Paskibraka Kabupaten Tolitoli kali ini mengadaptasi kebiasaan baru di masa pandemic Covid-19, di mana seluruh Anggota Paskibraka yang dikukuhkan diwajibkan menggunakan face shield (pelindung wajah) dan seluruh tamu menggunakan masker. Selain itu, undangan pun turut dibatasi dan hanya dihadiri oleh Selain Kepala Dinas, juga hadir Sekretaris Dinas Pemuda dan Olah Raga Jusni Pangeran, SE, Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setdakab Tolitoli Arham A. Jacub, SH, Kepala Bidang Kepemudaan Wahdayani Bersama jajarannya serta coordinator dan pelatih.

(Tim Liputan Bagian Prokopim Setdakab Tolitoli)